Selasa, 13 Desember 2022

SATUAN ACARA PENGAJARAN KELUARGA BERENCANA

 

SATUAN ACARA PENGAJARAN

KELUARGA BERENCANA

 

 

 

 

 

Description: Description: C:\Users\user\Downloads\SSSS.png

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

OLEH

 

 

 

 

 

 

SEKOLAH TINGGI ILMU KESHATAN AISYAH

PRINGSEWU LAMPUNG

JURUSAN S1 KEPERAWATAN KONVERSI

TAHUN 2022

SATUAN ACARA PENGAJARAN

 

POKOK BAHASAN                        : Keluarga Berencana

SUB POKOK BAHASAN   : Konseling Keluarga Berencana

WAKTU                                : 30 menit

TEMPAT                               :

 

1.      TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM

Pasien dapat menjelaskan macam – macam dan cara penggunaan alat kontrasepsi

 

2.      TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS

Pasien dapat memilih salah satu metode kontrasepsi yang akan digunakan

 

3.      KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

No

TAHAP

WAKTU

KEGIATAN

MEDIA

1

Pembukaan

5 menit

Ø  Mengucapkan salam

Ø  Memperkenalkan diri

Ø  Menjelaskan maksud dan tujuan

Ø  Apersepsi dengan menggali pengetahuan klien tentang KB

 

 

 

 

2

Pelaksanaan

20 menit

Ø  Menjelaskan materi :

  1. Pengertian keluarga berencana
  2. Macam-macama alat kontrasepsi
  3. Penggunaan dan efek samping

Ø  Memberi kesempatan klien untuk memilih salah satu metode kontrasepsi

·         

Leaflet

3

Penutup

5 menit

Ø  Mengakhiri kegiatan

Ø  Menutup dengan salam

·         

4.      METODA

Pendidikan kesehatan dilakukan dengan ceramah, tanya jawab ( diskusi ), dan demonstrasi

 

5.      EVALUASI

Ø Standar persiapan

a.          Menyiapkan materi penyuluhan

b.         Menyiapkan tempat

c.          Menyiapkan alat peraga

d.         Menyiapkan leaflet

Ø Standar proses

a.          Membaca buku referensi tentang Keluarga Berencana

b.         Memberi penyuluhan dan mendemonstrasikan  macam – macam dan cara – cara penggunaan alat kontrasepsi

Ø Standar hasil

a.         Klien mampu menyebutkan macam – macam dan cara – cara penggunaan alat kontrasepsi

b.         Klien dapat memilih salah satu metode kontrasepsi yang digunakan

 

6.      PUSTAKA

·         Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional. Membangun Keluarga Sejahtera

·         Panduan Teknik Konseling Pelayanan Kontrasepsi

·         Keluarga Berencana, www.medicastore.com/infopenyakit/

·         Mengenal kontrasepsi, www.information.com/kontrasepsi/

 

LAMPIRAN

·         Materi konseling Keluarga Berencana

·         Leaflet

 

 

LAMPIRAN

 

MATERI KONSELING KELUARGA BERENCANA.

 

A.  Definisi Kontrasepsi

Kontrasepsi adalah suatu cara untuk menghindari / mencegah terjadinya kehamilan akibat pertemuan sel telur yang matang dengan sperma.

 

B.  Macam-macam Alat Kontrasepsi ( KB )

1.                            Metode Kontrasespsi Sederhana

a. Sengama terputus

·         Cara penggunaan : mengeluarkan penis dari vagina ketika akan ejakulasi.

·         Keuntungan : tanpa biaya

·         Kelemahan  : memerlukan penguasaan diri yang kuat, kemungkinan  ada sedikit cairan yang mengandung spermatozoa tertumpah dan masuk ke vagina sehingga dapat mengakibatkan kehamilan.

b. Metode kalender

·         Cara penggunaan : menghitung masa subur wanita dan menghindari melakukan hubungan seksual di masa subur.

·         Keuntungan : tanpa biaya

·         Kelemahan : pasangan sulit untuk bisa mentaati.

 

2.                  Metode Kontrasepsi dengan alat / obat

      a. Kondom

         Kondom adalah sarung untuk alat kelamin pria yang terbuat dari karet tipis yang digunakan untuk menampung sperma agar tidak masuk kedalam vagina.

·         Cara penggunaan : disarungkan pada penis, dari ujung hingga pangkal, pada saat akan melakukan hubungan seksual.

·         Keuntungan : murah, mudah didapat, dapat digunakan sewaktu-waktu, dapat mencegah penularan penyakit kelamin.

·         Kerugian :selalu harus memakai kondom baru, mengganggu kenyamanan dalam melakukan hubungan seksual, dapat sobek jika menggunakannya tergesa-gesa.

·         Efek samping : alergi terhadap kondom (jarang terjadi), lecet-lecet pada kemaluan pria akibat pemakaian yang tergesa-gesa / kurang pelicin.

            b. Tisu KB

                 Tisu KB adalah kertas tipis yang mengandung spermatisida.

·         Cara penggunaan : remaslah tisu KB menjadi gumpalan kecil, masukkan ke dalam vagina, dorong hingga menyentuh mulut rahim. Tunggu 2-5 menit sebelum berhubungan.

·         Kelemahan : harus digunakan 2-5 menit sebelum melakukan hubungan seksual.

·         Efek samping : gatal-gatal, peningkatan pengeluaran cairan vagina, iritasi dinding vagina.

            c. Pil KB

                Pil atau tablet yang berisi zat yang berguna untuk mencegah lepasnya sel telur dari indung telur.

·         Cara penggunaan : diminum setiap hari, tidak boleh lupa.

      Pil dengan kemasan 21 tablet diminum pada hari ke 5 haid.

                              Pil dengan kemasan 28 tablet diminum pada hari pertama haid.

·         Keuntungan : mudah penggunaannya, mengurangi rasa sakit pada waktu haid, mengurangi risiko kanker ovarium, cocok untuk PUS muda.

·         Kerugian : memerlukan displin tinggi, kembalinya kesuburan agak lambat, tidak dianjurkan untuk wanita diatas usia 30 tahun.

·         Kontra indikasi : penyakit jantung, varises, darah tinggi, perdarahan pervaginam, migrain.

·         Efek samping : perdarahan, perubahan BB, kloasma, pusing.

          d. Suntikan KB

Depo provera dan Noristrat

Suntik KB adalah obat suntik yang berisi zat yang dapat mencegah lepasnya sel telur dari indung telur, mengentalnya lendir mulut rahim sehingga sperma tidak dapat masuk ke dalam rahim dan menipiskan selaput lendir rahim sehingga calon janin tak dapat tertanam dalam rahim.

·         Cara penggunaan : Depo provera disuntikkan tiap 3 bulan sekali. Noristrat disuntikkan setiap 2 bulan selama 4 kali suntikan pertama, selanjutnya tiap 3 bulan.

·         Keuntungan : praktis dan efektif, aman dan cocok digunakan bagi ibu yang sedang menyusui anaknya, karena tidak mempengaruhi produksi air susu ibu (ASI)

·         Efek samping : terlambat haid, terjadi bercak perdarahan di luar haid, keputihan, jerawat, perubahan berat badan, dan lain-lain

·         Kontra indikasi : Hamil, keluarnya darah dari rahim yang tidak normal, keganasan penyakit jantung, hati, tekanan darah tinggi, kencing manis dan penderita penyakit paru-paru berat.

e. Susuk KB.

    Susuk KB adalah 6 kapsul kecil, ramping berisi obat yang dipasang   dibawah kulit lengan atas bagian dalam untuk dipakai selama 5 tahun.

·         Cara penggunaan : Dengan memasukkan susuk KB di bawah kulit lengan wanita bagian atas oleh dokter dan bidan terlatih

·         Keuntungan : praktis, tidak menekan produksi ASI, tidak ada faktor lupa, dapat digunakan pada wanita yang tidak cocok dengan hormon estrogen.

·         Kekurangan : lebih mahal, harus dipasang dan diangkat oleh petugas kesehatan yang terlatih.

·         Efek samping : gangguan haid, mual, muntah timbul jerawat, BB bertambah.

·         Kontra indikasi : wanita hamil, perdarahan pervaginam, penyakit jantung, darah tinggi, kencing manis.

f. IUD / Spiral

IUD adalah alat kontrasepsi yang ditempatkan dalam rahim wanita yang terbuat dari plastik khusus yang diberi benang pada ujungnya sebagai kontrol.

·         Cara penggunaan : IUD dipasang pada rongga rahim wanita oleh dokter atau bidan terlatih.

·         Keuntungan : praktis, ekonomis, aman dan mudah dikontrol.

·         Efek samping : adanya rasa nyeri dan mulas beberapa saat setelah pemasangan, ada bercak – bercak perdarahan dll.

·         Kontra indikasi : wanita hamil, peradangan leher rahim, kanker rahim.

g. Vasektomi

    Operasi kecil untuk menghalangi transport sperma di saluran air mani.

·         Cara penggunaannya : dengan operasi.

·         Keuntungan : efektif, proses operasi cepat, tidak perlu dirawat di RS.

·         Kelemahan : harus dengan tindakan pembedahan, tidak dapat dilakukan pada orang yang masih ingin mempunyai anak lagi.

·         Efek samping : ada kemungkinan komplikasi seperti perdarahan dan infeksi.

·         Kontra indikasi : penderita DM tidak terkontrol.

h. Tubektomi.

·         Cara penggunaannya : dengan operasi

·         Keuntungan : efektif, angka kegagalan sterilisasi rendah, komplikasi terbilang kecil, biaya murah.

·         Kelemahan : harus dengan tindakan pembedahan, tidak dapat dilakukan pada orang yang masih ingin mempunyai anak lagi.

·         Kontra indikasi : penyakit jantung, paru-paru, hernia umbilikalis, hernia inguinalis atau labialis.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar: