SATUAN ACARA PENGAJARAN
KELUARGA BERENCANA

OLEH
SEKOLAH
TINGGI ILMU KESHATAN AISYAH
PRINGSEWU
LAMPUNG
JURUSAN
S1 KEPERAWATAN KONVERSI
TAHUN 2022
SATUAN ACARA PENGAJARAN
POKOK BAHASAN :
Keluarga Berencana
SUB POKOK BAHASAN :
Konseling Keluarga Berencana
WAKTU : 30 menit
TEMPAT :
1. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
Pasien dapat menjelaskan macam – macam dan cara
penggunaan alat kontrasepsi
2. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
Pasien dapat memilih salah satu metode kontrasepsi
yang akan digunakan
3. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
|
No |
TAHAP |
WAKTU |
KEGIATAN |
MEDIA |
|
1 |
Pembukaan |
5 menit |
Ø Mengucapkan salam Ø Memperkenalkan diri Ø Menjelaskan maksud dan tujuan Ø Apersepsi dengan menggali pengetahuan klien tentang KB |
|
|
2 |
Pelaksanaan |
20 menit |
Ø Menjelaskan materi :
Ø Memberi kesempatan klien untuk memilih salah satu metode
kontrasepsi |
·
Leaflet |
|
3 |
Penutup |
5 menit |
Ø Mengakhiri kegiatan Ø Menutup dengan salam |
·
|
4.
METODA
Pendidikan kesehatan dilakukan dengan ceramah, tanya jawab ( diskusi
), dan demonstrasi
5.
EVALUASI
Ø Standar persiapan
a.
Menyiapkan materi penyuluhan
b.
Menyiapkan tempat
c.
Menyiapkan alat peraga
d.
Menyiapkan leaflet
Ø Standar proses
a.
Membaca buku referensi tentang
Keluarga Berencana
b.
Memberi penyuluhan dan
mendemonstrasikan macam – macam dan cara
– cara penggunaan alat kontrasepsi
Ø Standar hasil
a.
Klien mampu menyebutkan
macam – macam dan cara – cara penggunaan alat kontrasepsi
b.
Klien dapat memilih salah
satu metode kontrasepsi yang digunakan
6.
PUSTAKA
·
Badan Koordinasi Keluarga
Berencana Nasional. Membangun Keluarga Sejahtera
·
Panduan Teknik Konseling
Pelayanan Kontrasepsi
·
Keluarga Berencana, www.medicastore.com/infopenyakit/
·
Mengenal kontrasepsi, www.information.com/kontrasepsi/
LAMPIRAN
·
Materi konseling Keluarga
Berencana
·
Leaflet
LAMPIRAN
MATERI KONSELING KELUARGA
BERENCANA.
A. Definisi Kontrasepsi
Kontrasepsi adalah suatu cara untuk menghindari /
mencegah terjadinya kehamilan akibat pertemuan sel telur yang matang dengan
sperma.
B.
Macam-macam Alat Kontrasepsi ( KB )
1.
Metode Kontrasespsi Sederhana
a. Sengama terputus
·
Cara penggunaan : mengeluarkan
penis dari vagina ketika akan ejakulasi.
·
Keuntungan : tanpa biaya
·
Kelemahan : memerlukan penguasaan diri yang kuat,
kemungkinan ada sedikit cairan yang
mengandung spermatozoa tertumpah dan masuk ke vagina sehingga dapat
mengakibatkan kehamilan.
b. Metode kalender
·
Cara penggunaan : menghitung
masa subur wanita dan menghindari melakukan hubungan seksual di masa subur.
·
Keuntungan : tanpa biaya
·
Kelemahan : pasangan sulit
untuk bisa mentaati.
2.
Metode Kontrasepsi dengan alat / obat
a. Kondom
Kondom adalah sarung untuk alat kelamin pria yang terbuat dari karet
tipis yang digunakan untuk menampung sperma agar tidak masuk kedalam vagina.
·
Cara penggunaan : disarungkan
pada penis, dari ujung hingga pangkal, pada saat akan melakukan hubungan
seksual.
·
Keuntungan : murah, mudah
didapat, dapat digunakan sewaktu-waktu, dapat mencegah penularan penyakit
kelamin.
·
Kerugian :selalu harus memakai
kondom baru, mengganggu kenyamanan dalam melakukan hubungan seksual, dapat
sobek jika menggunakannya tergesa-gesa.
·
Efek samping : alergi terhadap
kondom (jarang terjadi), lecet-lecet pada kemaluan pria akibat pemakaian yang
tergesa-gesa / kurang pelicin.
b. Tisu KB
Tisu KB adalah kertas tipis yang
mengandung spermatisida.
·
Cara penggunaan : remaslah tisu
KB menjadi gumpalan kecil, masukkan ke dalam vagina, dorong hingga menyentuh
mulut rahim. Tunggu 2-5 menit sebelum berhubungan.
·
Kelemahan : harus digunakan 2-5
menit sebelum melakukan hubungan seksual.
·
Efek samping : gatal-gatal,
peningkatan pengeluaran cairan vagina, iritasi dinding vagina.
c. Pil KB
Pil atau tablet yang berisi zat yang berguna untuk mencegah lepasnya sel
telur dari indung telur.
·
Cara penggunaan : diminum
setiap hari, tidak boleh lupa.
Pil
dengan kemasan 21 tablet diminum pada hari ke 5 haid.
Pil
dengan kemasan 28 tablet diminum pada hari pertama haid.
·
Keuntungan : mudah
penggunaannya, mengurangi rasa sakit pada waktu haid, mengurangi risiko kanker
ovarium, cocok untuk PUS muda.
·
Kerugian : memerlukan displin
tinggi, kembalinya kesuburan agak lambat, tidak dianjurkan untuk wanita diatas
usia 30 tahun.
·
Kontra indikasi : penyakit
jantung, varises, darah tinggi, perdarahan pervaginam, migrain.
·
Efek samping : perdarahan,
perubahan BB, kloasma, pusing.
d. Suntikan KB
Depo provera dan
Noristrat
Suntik KB adalah obat suntik yang
berisi zat yang dapat mencegah lepasnya sel telur dari indung telur,
mengentalnya lendir mulut rahim sehingga sperma tidak dapat masuk ke dalam
rahim dan menipiskan selaput lendir rahim sehingga calon janin tak dapat
tertanam dalam rahim.
·
Cara penggunaan : Depo provera
disuntikkan tiap 3 bulan sekali. Noristrat disuntikkan setiap 2 bulan selama 4
kali suntikan pertama, selanjutnya tiap 3 bulan.
·
Keuntungan : praktis dan
efektif, aman dan cocok digunakan bagi ibu yang sedang menyusui anaknya, karena
tidak mempengaruhi produksi air susu ibu (ASI)
·
Efek samping : terlambat haid,
terjadi bercak perdarahan di luar haid, keputihan, jerawat, perubahan berat
badan, dan lain-lain
·
Kontra indikasi : Hamil,
keluarnya darah dari rahim yang tidak normal, keganasan penyakit jantung, hati,
tekanan darah tinggi, kencing manis dan
penderita penyakit paru-paru berat.
e.
Susuk KB.
Susuk KB adalah 6 kapsul kecil, ramping berisi obat yang dipasang dibawah kulit lengan atas bagian dalam untuk
dipakai selama 5 tahun.
·
Cara penggunaan : Dengan
memasukkan susuk KB di bawah kulit lengan wanita bagian atas oleh dokter dan
bidan terlatih
·
Keuntungan : praktis, tidak
menekan produksi ASI, tidak ada faktor lupa, dapat digunakan pada wanita yang
tidak cocok dengan hormon estrogen.
·
Kekurangan : lebih mahal, harus
dipasang dan diangkat oleh petugas kesehatan yang terlatih.
·
Efek samping : gangguan haid,
mual, muntah timbul jerawat, BB bertambah.
·
Kontra indikasi : wanita hamil,
perdarahan pervaginam, penyakit jantung, darah tinggi, kencing manis.
f. IUD / Spiral
IUD adalah alat kontrasepsi yang ditempatkan dalam rahim
wanita yang terbuat dari plastik khusus yang diberi benang pada ujungnya
sebagai kontrol.
·
Cara penggunaan : IUD dipasang
pada rongga rahim wanita oleh dokter atau bidan terlatih.
·
Keuntungan : praktis, ekonomis,
aman dan mudah dikontrol.
·
Efek samping : adanya rasa
nyeri dan mulas beberapa saat setelah pemasangan, ada bercak – bercak
perdarahan dll.
·
Kontra indikasi : wanita hamil, peradangan leher rahim, kanker rahim.
g. Vasektomi
Operasi kecil
untuk menghalangi transport sperma di saluran air mani.
·
Cara penggunaannya : dengan
operasi.
·
Keuntungan : efektif, proses
operasi cepat, tidak perlu dirawat di RS.
·
Kelemahan : harus dengan
tindakan pembedahan, tidak dapat dilakukan pada orang yang masih ingin
mempunyai anak lagi.
·
Efek samping : ada kemungkinan
komplikasi seperti perdarahan dan infeksi.
·
Kontra indikasi : penderita DM
tidak terkontrol.
h. Tubektomi.
·
Cara penggunaannya : dengan
operasi
·
Keuntungan : efektif, angka
kegagalan sterilisasi rendah, komplikasi terbilang kecil, biaya murah.
·
Kelemahan : harus dengan
tindakan pembedahan, tidak dapat dilakukan pada orang yang masih ingin
mempunyai anak lagi.
·
Kontra indikasi : penyakit
jantung, paru-paru, hernia umbilikalis, hernia inguinalis atau labialis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar