Kamis, 15 Desember 2022

leflet sifilis

 

 

 

PENGOBATAN

 

 

Ingat!! Mencegah lebih baik daripada mengobati.

 

Periksakan segera ke dokter atau klinik IMS, jika mengalami gejala sifilis! Sifilis dapat disembuhkan jika diobati dengan benar.

 

Jangan minum antibiotik tanpa resep dokter! Hanya dokter yang tahu jenis dan dosis antibiotik untuk infeksi kita. Banyak antibiotik yang biasa digunakan sudah tidak ampuh lagi. Meminum antibiotik tanpa resep dokter dapat menyebabkan penyakit menjadi kebal terhadap antibiotik.

 

Jangan berhubungan seks sama sekali, sampai dokter menyatakan kita benar-benar sembuh! Jika tidak, kita dapat menulari atau bahkan tertular kembali dari pasangan seks kita.

 

Jika terpaksa berhubungan seks, selalu gunakan kondom untuk seks anal atau oral penis, dan lembaran karet tipis (dental dam) untuk oral anus!

 

Pasangan seks yang berhubungan seks tanpa kondom dan lembaran karet tipis (dental dam), sangat mungkin tertular sifilis. Dia juga harus diperiksa dan dirawat seperti penderita sifilis.

 

Setelah pengobatan sifilis selesai, lakukan pemeriksaan darah untuk memastikan telah benar-benar sembuh!

 


 

 

Jangan"Lupa!

 

 

 Hanya gunakan pelicin berbahan dasar air!

 

 Meskipun gelap atau terburu-buru, jangan lupa untuk selalu memeriksa apakah semuanya OK. Kondom dapat merosot sehingga terlepas dari penis.

 

Selalu periksa dengan melihatnya secara langsung dan perbaiki posisinya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



SIFILIS

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Disusun Oleh :

 

AMILA FARDHANI

17340039p

 

 

 

 

 

PROGRAM STUDI DIV KEBIDANAN

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS MALAHAYATI

BANDAR LAMPUNG

TAHUN 2018

 

 

 

 

 

 


sifilis

Raja Singa (Sifilis)

 

Sifilis atau yang dikenal juga dengan Raja Singa, adalah IMS (infeksi menular seksual) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum.

 

Sifilis (raja singa) adalah salah satu jenis yang paling banyak menulari kalangan waria. Menular dari pasangan yang sudah terinfeksi, melalui hubungan seks (tanpa pelindung):

 

 anal, atau

 

 oral penis, atau

 

 oral anus, atau

 

 persentuhan alat kelamin, atau

 

 persentuhan kulit dengan bagian yang terinfeksi, dan

 

 kadang-kadang melalui ciuman.

 

 

Gejala-gejala Sifilis

 

Pada tahap awal, seringkali tanpa gejala. Jika ada, setelah 1-4 minggu terinfeksi, gejalanya adalah adanya luka (ada luka yang sakit, ada yang tidak):

 

 pada penis, atau

 

 pada anus, atau

 

 pada mulut (bibir, langit-langit mulut, lidah atau gusi), atau

 

 kadang-kadang pada tangan atau jari.


Biasanya luka sembuh dengan sendirinya setelah 2-6 minggu, tetapi bakterinya tetap ada dalam tubuh. Saat itu, sesungguhnya bakteri sifilis sedang menggerogoti pembuluh darah.

 

 

Infeksi sifilis pada tahap awal ini sangat mudah menular ke orang lain, terutama melalui kontak kulit pada daerah di sekitar luka atau bekas lukanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sifilis pada penis                          Sifilis pada anus

 

 

Pada tahap lanjut (setelah 2-4 bulan terinfeksi), gejala-gejala berikut ini akan timbul selama beberapa minggu:

 

 

 munculnya bercak-bercak kecil merah (sangat menular) pada kulit badan, terutama di telapak tangan dan telapak kaki. Seringkali bercak-bercak ini sulit terlihat, atau

 

 adanya kerontokan rambut, atau

 

 demam, atau

 

 adanya pembengkakan pada penis, atau

 

 rasa lelah yang menyeluruh.

 

Hati-hati! Kita yang tertular sifilis, dapat tertular lagi dengan sifilis atau IMS lainnya dan HIV.


PENCEGAHAN

 

1.     Jangan berhubungan seks dengan sembarang orang, dan kurangi jumlah pasangan seks!

 

2.     Jangan berhubungan seks dengan pasangan yang menampakkan gejala sifilis!

 

3.     Jika terpaksa, selalu gunakan kondom dan pelicin untuk seks anal!

 

4.     Selalu gunakan kondom setiap kali melakukan oral penis!

 

Untuk oral penis, tidak perlu pelicin tambahan.

 

5.     Gunakan lembaran karet pelindung (dental dam) ketika mengoral anus! Atau, gunakan plastik tipis pembungkus makanan (wrapping plastic) maupun kondom yang digunting menjadi lembaran!

 

6.     Ada atau tidak ada gejala, lakukan pemeriksaan IMS sebulan sekali ke klinik IMS dan ditambah pemeriksaan sifilis setiap 3 bulan sekali!

 

7.     Lakukan segera pemeriksaan ke klinik IMS!:

 

 setelah berhubungan dengan pasangan seks yang baru,

 

 jika mengalami gejala sifilis (luka di sekitar penis, anus, mulut, atau tangan, dsb.),

 

 jika pasangan seks kita menderita atau memiliki gejala sifilis (raja singa).

 

 

 

Dianal atau menganal,

 

dioral atau mengoral penis, dioral atau mengoral anus, risikonya sama besar untuk tertular sifilis dan HIV.


 

Tidak ada komentar: