
Alat
reproduksi wanita berada di bagian tubuh seorang wanita yang
disebut panggul. Secara anatomi nilai reproduksi wanita dibagi menjadi dua
bagian yaitu bagian yang terlihat dari luar (genitalia ekstema) dan bagian yang
berada di dalam panggul (genitalia interna). Alat reproduksi wanita memainkan peran
penting dalam proses reproduksi, yang meliputi siklus menstruasi, konsepsi,
kehamilan, dan persalinan.
Fungsi Alat
Reproduksi
Organ reproduksi wanita terdiri atas organ internal
meliputi ovarium yang berfungsi untuk menghasilkan sel telur (ovum), saluran
uterin (fallopian) yang berfungsi mengangkut sel telur ke bagian uterus, rahim
(uterus), vagina, dan organ eksternal meliputi vulva atau pudendum dan kelenjar
payudara.
Fungsi utama dari organ reproduksi wanita adalah
memproduksi sel telur untuk pembuahan. Selain itu, organ-organ ini juga
berfungsi sebagai tempat perkembangan janin.
Advertisement
3 dari 4 halaman
Alat Reproduksi
Bagian Luar
1) Alat Kelamin Luar
·
Labia mayora (bibir besar), yaitu struktur terbesar
alat kelamin luar perempuan yang tebal dan berlapiskan lemak. Labia mayora ini
mengelilingi organ pada alat kelamin luar lainnya dan berakhir menjadi mons
pubis.
·
Labia minora (bibir kecil) ialah lipatan kulit yang
halus dan tidak memiliki lapisan lemak.
·
Mons veneris adalah tonjolan lemak yang besar sebagai
pertemuan antara sepasang labia mayora.
·
Klitoris, disebut juga kelentit. Klitoris berupa
tonjolan kecil dan memanjang serta homolog dengan penis pada pria. Sebagian
besar tersembunyi di antara kedua labia minora.
·
Orificium urethrae adalah muara dari saluran kencing
yang terletak di bawah klitoris.
·
Himen sering disebut sebagai selaput dara.
·
Kelenjar reproduksi. Sama halnya seperti pria, wanita
juga memiliki beberapa kelenjar reproduksi, di antaranya adalah kelenjar
vestibulari mayor dan minor serta parauretralis.
Alat Reproduksi
Bagian Dalam
1. Ovarium, disebut indung telur
Ovarium adalah sepasang organ berbentuk oval yang
terletak di rongga perut. Ovarium memiliki struktur berbentuk bulatan-bulatan
yang disebut folikel. Tiap folikel mengandung sel telur (oosit) yang berada
pada lapisan tepi ovarium. Fungsinya adalah memproduksi telur matang untuk
pembuahan dan produksi hormon steroid dalam jumlah besar.
2. Oviduk (Tuba Fallopi)
Oviduk merupakan saluran penghubung antara ovarium dan
rahim (uterus). Di ujungnya terdapat fimbria yang menyerupai jari-jari untuk
menangkap telur yang matang. Oviduk ini berfungsi untuk membawa sperma dan
telur ke tempat terjadinya pembuahan, yaitu ampula tuba.
3. Rahim (Uterus)
Rahim pada wanita hanya ada satu dan tersusun atas
otot yang tebal. Rahim bagian bawah memiliki ukuran yang lebih kecil dan biasa
disebut sebagai leher rahim (cervix). Bagian yang besar dari uterus disebut
dengan corpus uteri. Terdapat tiga lapisan utama uterus, yaitu perimetrium, miometrium,
dan endometrium. Endometrium merupakan lapisan yang akan mengalami penebalan
dan pengelupasan apabila tidak ada pembuahan. Fungsi utamanya adalah tempat
menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin.
4. Vagina
Vagina merupakan alat kelamin wanita yang
menghubungkan alat kelamin luar dengan rahim. Vagina terdiri atas otot yang
membujur ke arah belakang. Dinding vagina banyak memiliki lipatan meskipun
lebih tipis dari rahim. Selain itu, lendir yang dihasilkan dari dindingnya
berfungsi mempermudah persalinan. Fungsi vagina adalah menahan penis saat
berhubungan seksual dan menyimpan semen sementara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar